Bahaya Sinar Biru bagi Kesehatan Mata

Oleh: Febri

Pada zaman modern seperti sekarang, orang-orang sering kali menjadikan smartphone sebagai barang yang wajib dibawa kemana-mana. Dari pagi hingga malam, nyaris tak ada waktu ‘istirahat’ bagi si telepon pintar. Tentu saja hal tersebut bukanlah kebiasaan yang baik dilakukan karena layar smartphone memancarkan sinar biru (blue light) yang berdampak buruk bagi kesehatan kita.

Mirisnya, hanya sedikit orang yang mengetahui bahaya dari penggunaan smartphone secara berlebihan. Nah, bagi kalian yang sering menggunakan benda tersebut, khususnya pada malam hari, yuk simak beberapa dampak buruk sinar biru bagi kesehatan.

1. Kerusakan retina

American Macular Degeneration Foundation (AMDF) memperingatkan pada pengguna smartphone bahwa sinar biru bisa menyebabkan degenerasi makula. Perlu dicatat, kebanyakan penelitian yang menunjukkan efek ini disebabkan oleh paparan sinar biru yang sangat dekat dengan retina. Sehingga, menatap sinar biru dalam batas yang wajar tidak akan berdampak demikian.

Pada anak-anak usia sepuluh tahun, hal ini menimbulkan risiko yang lebih tinggi karena kondisi mata belum sepenuhnya sempurna. Lensa dan kornea pada anak masih sangat transparan dan rentan terekspos sinar.

Sekadar informasi, degenerasi makula adalah kondisi medis kronik yang menyebabkan hilangnya penglihatan sentral karena kerusakan makula atau bagian tengah retina. Degenerasi makula merupakan penyebab utama kebutaan pada usia 50 tahun keatas.

2. Menimbulkan katarak 

Bukan tidak mungkin sinar biru memiliki hubungan dengan katarak. Meskipun penelitian lebih lanjut mengenai hal ini masih diperlukan.

GigaOM mengutip sebuah pernyataan seorang dokter mata yang mulai melihat orang-orang berusia 35 tahun memiliki mata berawan dengan katarak seperti orang-orang berusia 75 tahun. Walau satu pernyataan tersebut tidak bisa begitu saja membuktikan bahwa paparan sinar biru dapat menyebabkan katarak, tidak ada salahnya utuk berjaga.

3. Merusak siklus tidur alami 

Pada kondisi normal, tubuh manusia memproduksi hormon melatonin (hormon yang berfungsi mengatur siklus tidur) dalam jumlah yang sedikit pada malam hari. Jumlahnya akan bertambah pada malam hari, beberapa jam sebelum tidur dan mencapai puncaknya pada tengah malam.

Terpapar sinar biru terlalu banyak bisa mengganggu produksi hormon melatonin. Hal tersebut dapat mengakibatkan mundurnya jadwal tidur seseorang. Bahkan, bisa me-reset jam tidur dalam jangka waktu yang panjang.

>Siklus tidur yang terganggu juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Mulai dari obesitas, risiko terkena kanker lebih tinggi, rentan terhadap depresi, hingga gangguan genetik dan masalah memori.

4. Menyebabkan mata kelelahan

Penggunaan smartphone secara berlebihan juga dapat menyebabkan suatu kondisi kelelahan mata atau yang lebih dikenal sebagai digital eye train. Konsisi tersebut dapat mempengaruhi produktivitas seseorang karena rasa tak nyaman.

Gejala dari digital eye training antara lain: pandangan jadi kabur, susah fokus, mata iritasi dan kering, sakit kepala, leher, hingga punggung.

Setelah mengetahui fakta-fakta di atas, masih mau main smartphone secara berlebihan? Kalau nggak mau, yuk kurangi kebiasaan buruk yang satu ini mulai dari sekarang.

Sumber: http://feberinasuhendra.blogspot.com/2018/04/bahaya-sinar-biru-bagi-kesehatan-mata.html